Rumah merupakan impian setiap orang, baik yang sudah berkeluarga maupun belum. Namun, ada beberapa alasan tersendiri yang mendasari seseorang untuk mengambil keputusan jual rumah di Bekasi.

Apapun alasannya, menjual rumah membutuhkan energi yang besar, karena tidak sesimpel membalikkan telapak tangan. Ada serangkaian proses yang harus kamu jalankan, apalagi bila memang ingin cepat laku.

Tips Jual Rumah di Bekasi Cepat Laku

Bekasi merupakan kota di pinggiran Jakarta yang kini semakin banyak dicari oleh banyak orang, terutama untuk hunian. Mau tahu, strategi paling pas menjual rumah, agar laku dalam waktu singkat?

1. Cek Kondisi Bangunan

Sebelum menawarkannya, alangkah lebih baik apabila kamu mengecek kondisi bangunan terlebih dahulu. Catat, bagian apa saja yang mungkin perlu diperbaiki atau bahkan mungkin diganti.

Jika ingin laku dengan harga tinggi, pastikan setiap bagian bukan hanya tampak bagus secara penampilan, tetapi juga dari segi kualitas. Seperti pepatah, harga akan memberikan rupa yang setimpal.

2. Renovasi Ruangan

Setelah mengetahui apa saja yang perlu direnovasi, kini saatnya kamu untuk memperbaikinya. Gunakan bahan berkualitas dan jangan asal jadi saja, tetapi perhatikan setiap detail dengan baik.

Bukankah kamu sendiri juga akan memikirkan berulang kali untuk menawar rumah dengan kondisi yang tidak layak huni? Dengan kondisi seperti itu, maka pembeli harus mempersiapkan dana tambahan untuk melakukan renovasi.

Di sinilah peran penting adanya pengecekan dan renovasi sebelum jual rumah di Bekasi. Tidak harus selalu melakukan renovasi besar-besaran, berikut beberapa bagian rumah yang perlu dicek:

  • Kamar tidur, karena akan menjadi tempat beristirahat dari segala rutinitas.
  • Kamar mandi merupakan sarana penting untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, buang air, atau bahkan mencuci.
  • Dapur yang menjadi tempat bertempur para ibu rumah tangga, sehingga pastikan bersih dan nyaman.
  • Ruang tamu, karena biasanya tamu akan menilai karakter pemilik rumah dari ruangan ini.

3. Percantik Bagian Depan

Selain beberapa ruangan di atas, ada satu bagian lagi yang perlu kamu utamakan, yakni depan rumah. Pasalnya, dari sini calon pembeli akan melihat dan menilai rumah untuk yang pertama kali.

Dalam memilih sebuah hunian, kesan pertama juga sangat mempengaruhi sebuah keputusan. Cobalah untuk mencari referensi mengenai tren hunian yang sedang booming di masyarakat.

Kamu tidak harus mengubah bentuk bangunan seluruhnya, tetapi bisa memainkan dari segi warna cat, penataan taman, maupun keserasian dekorasi. Dengan begitu, calon pembeli yang hanya sekadar lewat menjadi tertarik untuk melihatnya lebih dekat.

4. Bersihkan Secara Menyeluruh

Jika renovasi sudah selesai, jangan lupa untuk membersihkan rumah tersebut secara menyeluruh. Bukan hanya ruangan yang baru renovasi, tetapi juga sampai ke detail-detailnya, seperti jendela, pintu, hingga ke sela-sela kecil.

Lakukan hal yang sama pada bagian furniture, apabila penjualan rumah berikut dengan perabotannya. Ingat, jangan lakukan hal ini satu kali saja, tetapi tetap bersihkan secara berkala.

Kamu bisa menyewa jasa bersih-bersih setiap dua minggu sekali untuk memastikan bangunan dalam kondisi terawat. Dengan begitu, rumah akan tampak selalu bersih dan layak jual.

5. Bebaskan dari Aroma Tidak Sedap

Aroma tidak sedap ini biasanya berasal dari tumpukan sampah maupun saluran pembuangan air. Oleh karena itu, kamu harus melakukan pengecekan secara menyeluruh pada kedua bagian tersebut.

Pastikan tidak ada sampah, baik di dalam, halaman, maupun sekitar rumah yang bisa memicu aroma tidak sedap. Lakukan hal yang sama pada saluran air, pastikan tidak ada penyumbatan.

Bukan hanya pada saluran cuci piring saja, tetapi juga kamar mandi, wastafel, hingga lubang closet. Selain menimbulkan bau, penyumbatan pada saluran air juga bisa mengurangi kenyamanan calon pembeli.

6. Cek Harga Tanah dan Bangunan Sekitar

Dalam hal jual rumah di Bekasi, harga menjadi salah satu faktor yang sangat sensitif. Setiap orang pasti menginginkan hunian impian dengan harga yang serendah mungkin atau terjangkau.

Namun, hal tersebut tentu berbanding terbalik bagi kamu selaku penjual yang pasti mengharapkan tawaran tinggi. Di sinilah, letak kesalahan yang seringkali dilakukan oleh para penjual rumah, yakni mematok harga terlalu tinggi.

Memang, keputusan tersebut murni menjadi hak penjual selaku pemilik rumah, tetapi juga akan mempengaruhi penjualan. Solusinya, cobalah kamu riset mengenai harga tanah dan bangunan yang ada di sekitar.

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan harga terbaik, yakni untung bagi diri sendiri dan bermanfaat bagi calon pembeli. Kalaupun kamu ingin mematok harga lebih tinggi, pastikan sesuai dengan kualitas hunian, sehingga calon pembeli tidak akan kecewa.

7. Ketahui Waktu Terbaik

Jangan salah, menjual rumah pun ada waktu-waktu tertentu yang konon akan memperbesar peluang untuk terjual. Menurut beberapa sumber, para real estate biasanya akan melakukan penawaran di bulan April hingga Juni.

Entah alasan apa yang mendasari pemilihan waktu tersebut, tetapi secara logika memang ada benarnya juga. Di bulan-bulan tersebut, anak-anak mulai pendaftaran sekolah, sehingga orang tua mulai prepare.

Dengan membeli rumah di bulan tersebut, pembeli bisa mempunyai gambaran di mana akan mendaftarkan anaknya bersekolah. Keuntungan lainnya, pembeli tidak perlu mengurus dokumen pemindahan sekolah yang cenderung ribet.

8. Jual Rumah di Bekasi: Ambil Foto Terbaik

Jika kamu berencana untuk melakukan promosi melalui media sosial, maka ambillah foto rumah dalam kondisi terbaik. Perhatikan sudut pengambilan gambar serta pencahayaannya, karena akan mempengaruhi kualitas foto.

Pastikan setiap detail rumah terlihat bagus, gambar tajam, jelas, dan tidak blur. Apabila kamu mempunyai teman seorang fotografer, cobalah meminta tolong untuk mengambil gambar rumah.

9. Memanfaatkan Media Online

Sekarang ini, media online mempunyai peranan yang sangat besar. Saat seseorang sedang mencari sesuatu, maka media online menjadi salah satu sarana untuk mencari informasi dan rekomendasi.

Kamu bisa memanfaatkan gaya hidup tersebut untuk mengiklankan rumah yang akan dijual. Tidak hanya media sosial, kamu juga bisa menyambangi beberapa situs jual-beli online untuk memasang iklan.

Beberapa di antaranya, yakni OLX, KasKus, dan lain-lain. Namun, jangan lupa untuk mengecek kredibilitas situs tersebut terlebih dahulu. Pasalnya, saat ini ada banyak situs yang kurang kredibel dan malah menyalahgunakan data.

Untuk menunjang penjualan, kamu juga bisa memasang layanan Advertising atau Ads, baik di media sosial maupun Google. Kamu bisa menggunakan jasa Ads, jika kurang menguasai teknik pemasangannya.

10. Gunakan Jasa Agen Properti

Tips terakhir untuk mempercepat proses penjualan rumah adalah dengan menggunakan jasa agen properti. Jangan sembarangan, tetapi pilihlah agen yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Alternatif ini memang akan membutuhkan penambahan biaya, tetapi kesempatan untuk laku semakin besar. Sebab, agen properti yang profesional mempunyai sistem penjualan yang terintegrasi dan jaringan super luas.

Agen tidak hanya akan menawarkan dari rumah ke rumah, tetapi juga ke media online besar hingga perusahaan rekanan lainnya. Belum ada gambaran mengenai agen ternama yang kompeten di bidangnya?

Grand Wisata Bekasi menyediakan berbagai hunian modern terlengkap dari mulai yang minimalis hingga mewah. Seperti yang sudah diketahui bersama, Grand Wisata merupakan hasil karya dari developer ternama Sinarmas Land. Dengan mempercayakannya pada sang ahli, kamu mendapatkan rumah impianmu. Semoga bermanfaat.